7 Tempat Bersejarah di Perancis Yang Wajib Kamu Kunjungi

Prancis terkenal dengan kota mode, seni dan penghasil wine terbaik di dunia. Tidak hanya itu banyak tempat bersejarah di Prancis cukup terkenal di dunia.

Objek bersejarah di Prancis juga cocok untuk berwisata bagi pengunjung berbagai kalangan dari anak-anak hingga orangdewasa. Di Prancis juga banyak sekali museum dan monumen peninggalan sejarah. Kota romantis ini pun bisa jadi destinasi wisata utama bagi semua orang.

Inilah tempat bersejarah di Prancis yang bisa anda kunjungi jika pandemi ini sudah berakhir.

1. Menara Eiffel

Belum liburan ke Paris namanya jika tidak mengunjungi Menara Eiffel. Sebagai ikon tempat wisata di Paris, Eiffel menjadi salah satu monumen terkenal dan penting bagi Prancis.

Selain bisa menikmati pemandangan lansekap menara Eiffel yang cantik dari kejauhan, Kamu juga bisa menikmati pemandangan indah kota Paris dari atas menara..

Pada tingkat kedua dari menara Eiffel, kamu juga bisa menmukan restoran le Jules Vernes yang terkenal akan menu steak dan wine-nya.

2. Paris Disneyland

Tempat wisata di Paris ini, dibangun sejak 1988 dan mulai dibuka untuk publik pada 1992, Disneyland Paris yang berada di daerah Marne-La-Valle merupakan tujuan rekreasi favorit di Paris.

Berbagai wahana khas Disneyland seperti istana Princess Disney dan permainan dengan konsep film dan animasi produksi Disney akan bawa kamu dan keluarga masuk kedunia imajinasi dan nostalgia masa kecil yang menyenangkan. Objek wisata di Paris satu ini tak pernah sepi pengunjung.

3. Istana Versailles

Dengan rekam jejak sejarah kerajaan, ada banyak peninggalan monarki yang bisa sahabat Direktori Wisata kunjungi saat liburan ke Perancis, salah satunya adalah Istana Versailles.

Isata Versalite berada di daerah suburban dari kota Paris dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, objek wisata Prancis bersejarah ini akan memanjakanmu dengan kemegahan arsitektur dan juga suasana khas kerajaan yang memukau.

Selain kemegahan istana, saat mengunjungi tempat wisata di Perancis Kamu akan dipandu dan diceritakan sejarah panjang kerajaan Prancis serta fakta-fakta menarik seputar istana Versailles.

4. Museum Louvre

Musee du Louvre, sebuah museum terbesar di dunia, dan memiliki koleksi paling lengkap dari seluruh dunia, museum ini dulunya adalah sebuah istana dan benteng. Palais du Louvre merupakan bentang yang dibangun pada abad ke-12 di bawah pimpinan Philip II.

Kemudian bangunan ini dikembangkan lagi menjadi sebuah istana seperti yang sekarang ini, namun pada tahun 1682, Louis XIV meninggalkan istana ini dan tinggal di Istana Versailles, sedangkan gedung istana ini hanya menjadi tempat untuk menimbun harta kerajaan.

Setalah beberapa kali berganti fungsi dan nama, akhirnya pada 10 Agustus 1793 gedung megah ini ditetapkan sebagai museum yang memerkan karya-karya bangsa.

Pada saat dibuka, ada 537 lukisan dipamerkan di sini. Lukisan dan barang seni yang menjadi koleksi museum ini kebanyakan adalah properti gereja dan kerajaan yang disita oleh Pemerintah Prancis.

Pada tahun 2008, koleksi museum dibagi menjadi delapan departemen kuratorial: Koleksi Mesir kuno, benda purbakala dari Timur Dekat, Yunani, Etruskan, Romawi, Seni Islam, Patung, Seni Dekoratif, Seni Lukis, Cetakan dan Seni Gambar.

Salah satu hal yang menarik dari museum ini adalah Piramida Louvre yang merupakan sebuah piramida kaca dan besi besar, dikelilingi oleh tiga piramida kecil, di taman Museum Louvre, piramida utama berperan sebagai pintu masuk utama ke museum, dan selesai dibangun tahun 1989.

Dicetuskan oleh Presiden Prancis François Mitterrand tahun 1984 atas dasar berbagai masalah dengan pintu masuk utama Louvre yang asli, yang tak dapat menangani jumlah pengunjung yang banyak setiap hari. Kini Museum Louvre menjadi rumah bagi 35 ribu karya seni.

Namun, stasiun kereta api ini berhenti beroperasi pada 1939 dan menjadi monumen  bersejarah hingga ditetapkan menjadi museum untuk umum pada 1986.

Objek wisata di perancis ini memamerkan berbagai karya seni Prancis sejak masa 1848 hingga 1914 mulai dari lukisan, patung, karya fotografi, dan artefak seni lainnya yang merupakan buah karya para seniman Prancis.

5. Arc The Triomphe

Arc de Triomphe berada di ujung jalan Champs-Elysees yang saat ini dipenuhi toko dan restoran mewah di Paris. Dibangun pada 1806 atas perintah dari Napoleon, arsitek monumen ini terinspirasi dari Roman Arch of Titus. Penyempurnaannya dilakukan oleh arsitek Jean Chalgrin.

Monumen ini diresmikan pada tahun 1836 oleh raja Perancis, Louis Philippe I, yang mendedikasikannya untuk pasukan Revolusi dan Kerajaan.

Arc de Triomphe berada di tengah distrik keuangan La Defense di barat dan museum Louvre di timur. Monumen disebut sebagai menara lengkung terbesar di dunia dengan ketinggian 55 meter, lebar 45 meter dan kedalaman 22 meter.

Dari atas atapnya wisatan dapat menatap panorama Paris. Tersedia tangga setinggi 284 anak tangga dan lift untuk mencapainya di tempat wisata di Paris Prancis.

6. Katedral Notre Dame

Bangunan bersejarah yang juga memiliki nama Our Lady ini, dikunjungi 13 juta wisatawan setiap tahunnya atau lebih banyak ketimbang Menara Eiffel.

Katedral Notre Dame dibangun pada 1163 pada masa pemerintahan Raja Louis VII. Pembangunan Norte Dame memakan waktu selama hampir 200 tahun.

Notre Dame selesai dibangun pada 1345 dengan gaya arsitektur Gothic. Gereja ini terletak di pulau kecil di Sungai Saine, Ile de la Cite.

Ketedral Notre Dame merupakan gereja terbesar yang ada di Prancis dengan arsitektur bergaya gothic yang sarat anak nilai sejarah.

Memiliki makna “Bunda kita di Paris”, gereja yang kerap jadi tujuan wisata religi di Prancis ini memiliki desain interior klasik yang menawan untuk dinikmati.

Pembangunan Norte Dame memakan waktu selama hampir 200 tahun. Notre Dame selesai dibangun pada 1345 dengan gaya arsitektur Gothic.

Britanica mencatat, gereja ini dibangun di atas reruntuhan dua gereja. Sebelum dua gereja itu, bangunan tersebut merupakan kuil Gallo Roman yang didedikasikan untuk Jupiter.

Katedral Notre Dame diprakarsai oleh Maurice de Sully, uskup Paris yang ingin membangun satu bangunan tunggal dari dua basilika atau gereja yang telah runtuh itu.

Paus Alexander III pada tahun 1163 melakukan peletakan batu pertama sebagai pondasi Notre Dame. Selanjutnya, Altar gereja selesai dibangun pada tahun 1189.

Bangunan untuk para paduan sura dan fasad sebelah barat selesai dibangun pada 1250. Sementara teras, kapel dan lainnya dibangun 100 tahun kemudian.

Dua menara Gotik besar di depan gereja atau pada fasad barat dibangun tahun 1210 hingga 1250. Menara setinggi 68 meter memiliki pintu yang dihiasi dengan ukiran Gotik.

7. Place De La Concorde

Place De La Concorde adalah tempat wisata di Prancis lainnya yang akan menyajikan pemandangan Perancis yang khas. Alun-alun berbentuk oktagon yang berada di antara Tuileries Gardens dan jalan Champs Elysees ini dirancang cantik dengan keberadaan ornamen taman, air mancur, hingga lampu-lampu taman yang indah, terutama saat di malam hari.

Place de la Concorde adalah alun-alun utama dan terluas di Paris. Alun-alun ini memiliki sejarah panjang, mulai dari nama yang berubah-ubah, hingga ‘atraksi’ yang digelar di sini.

Awalnya, alun-alun ini dibangun oleh Jaques Gabriel pada tahun 1755 dengan bentuk oktagonal atau persegi delapan.

Di bagian tengahnya didirikan Patung Raja Louise XV sebagai penghormatannya saat naik tahta, namun kemudian patung ini dirobohkan saat terjadi revolusi Prancis tahun 1792, dan digantikan dengan patung baru bernama Liberte (kemenangan), dan alun-alun pun berubah nama menjadi La Revolution.

Alun-alun ini kemudian berubah lagi menjadi Place de Greve atau alun-alun kuburan, karena di sini diletakkan sebuah Guillotine pada tahun 1793, dalam hitungan 2 tahun, kapak ini telah memenggal lebih dari 1300 kepala manusia hidup, dan salah satunya adalah Raja Louis XVI pada 21 Januari 1793.

Setelah 1979, kapak tersebut disingkirkan dari alun-alun, dan lapangan ini dirubah namanya menjadi Place de la Concorde sejak tahun 1830, hingga hari ini.

Tak jauh dari tempat wisata ini, terdapat kincir raksasa yang memungkinkanmu menikmati pemadangan kota dari ketinggian dengan pengalaman berbeda.

Yuk Persiapkan Bahasa Perancismu Bersama OTCA Biaya Mulai Dari 99K/Bulan

Loading…

Konsultasi Program Studi/Karir di Perancis Klik Link Dibawah

Loading…


7 Roti Khas Perancis Yang Paling Digemari Roti memang menjadi…

7 Roti Khas Perancis Yang Paling Digemari

 


5 Daftar Beasiswa Yang Ada di Perancis Kuliah di Prancis…

5 Daftar Beasiswa Yang Ada di Perancis​

 


7 Rekomendasi Situs Belajar Bahasa Perancis Gratis OTCA.CO.ID – Apakah…

7 Rekomendasi Website Belajar Bahasa Perancis

 

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.