7 Beasiswa ke Jerman Paling Populer dan Syarat Mendapatkannya

Share Content Ini:

Last Updated on May 20, 2026

 

Beasiswa ke Jerman

Sebagai salah satu negara maju di eropa dan bahkan dunia, Jerman merupakan tujuan populer bagi para pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan.

Salah satu alasannya karena lulusan dari universitas di Jerman cenderung diperebutkan oleh banyak perusahaan ternama.

Secara tidak langsung, hal ini membuat persaingan untuk bisa kuliah ke Jerman menjadi semakin sulit.

Tapi meskipun demikian, kamu yang ingin kuliah ke Jerman tetap bisa mewujudkannya. Apalagi saat ini ada cukup banyak beasiswa ke Jerman yang dapat memberikanmu peluang kuliah S1 gratis.

Nah, Info Jerman sudah merangkum daftar beasiswa ke Jerman paling populer beserta syarat-syaratnya, khusus untuk kamu yang sedang merencanakan studi. 

Supaya lebih jelas, baca penjelasan selengkapnya di bawah ini!

Inilah 7 Beasiswa ke Jerman Terpopuler dan Syarat – Syarat Mendapatkannya

Beasiswa ke Jerman

1. Erasmus+

Erasmus+ adalah program beasiswa yang didanai oleh European Commission untuk mensubsidi biaya pendidikan dan pelatihan bagi mahasiswa di luar Uni Eropa, khususnya mereka yang ingin melanjutkan pendidikan di negara – negara Eropa, termasuk Jerman. 

Salah satu program beasiswa erasmus+ yang terkenal adalah Erasmus Mundus Joint Masters untuk program S2. 

Program beasiswa ini sudah mencakup biaya kuliah, perjalanan, tunjangan bulanan, biaya akomodasi, dan masih banyak lagi.

Syarat Mendapatkan:

  • Tidak terdaftar sebagai penduduk di negara anggota Uni Eropa manapun.
  • Belum pernah kuliah, bekerja, dan melakukan aktivitas sejenis selama lebih dari 12 bulan dalam 5 tahun terakhir di negara anggota Uni Eropa manapun.
  • Telah menyelesaikan pendidikan S1 (relevan dengan program S-2 yang diinginkan) sebelum tenggat waktu pendaftaran program Erasmus Mundus.

2. Beasiswa DAAD

Beasiswa DAAD adalah beasiswa yang didanai oleh asosiasi lembaga pendidikan tinggi Jerman untuk orang – orang yang ingin melanjutkan pendidikan S-2 dan S-3 di Jerman.

Jika kamu berhasil mendapatkan beasiswa DAAD, kamu akan mendapatkan biaya bulanan, asuransi, tunjangan perjalanan dan penelitian, biaya untuk kursus bahasa Jerman, dan masih banyak lagi.

Syarat Mendapatkan:

  • Memiliki nilai akademik yang sesuai berdasarkan jurusan yang dipilih.
  • Telah lulus S-1 untuk program S-2, dan telah lulus S-2 untuk program S-3 dengan jurusan yang linear.
  • Telah lulus maksimal 6 tahun dari jenjang pendidikan sarjana sebelumnya.
  • Memiliki pengalaman kerja profesional minimal 2 tahun, baik sebagai ASN atau pekerja swasta di negara asal.
  • Memiliki sertifikasi bahasa Inggris dengan ketentuan skor IELTS minimal 6/TOEFL PBT minimal 550/TOEFL CBT minimal 213/TOEFL iBT minimal 80.
  • Tidak sedang/pernah tinggal di Jerman selama lebih dari 15 bulan ketika batas waktu pendaftaran.
  • Untuk program studi khusus berbahasa Jerman atau dengan pengantar bahasa Jerman, kandidat harus memiliki sertifikasi bahasa Jerman dengan nilai minimal DSH 2 atau TestDaF 4 dengan level minimal B1.

3. Beasiswa Friedrich Ebert Stiftung (FES)

Friedrich Ebert Stiftung (FES) merupakan beasiswa yang namanya berasal dari yayasan politik tertua di Jerman, yang dibentuk oleh Presiden Jerman pertama yang dipilih secara demokratis, yakni Friedrich Ebert.

Friedrich Ebert Stiftung adalah beasiswa bagi mahasiswa luar negeri yang ingin melanjutkan pendidikan di Jerman, baik itu untuk program S-1, S-2 dan S-3.

Syarat Mendapatkan:

  • Mahasiswa berbakat dari Afrika, Asia, Amerika Latin, dan Eropa Timur.
  • Memiliki prestasi yang baik di sekolah atau program studi.
  • Memiliki motivasi untuk belajar disertai dengan keterlibatan sosial dan politik.
  • Mendaftar di universitas negeri atau yang diakui oleh negara bagian, lembaga pendidikan tinggi, atau universitas ilmu terapan.
  • Melampirkan bukti kemampuan bahasa Jerman yang memadai. Jika kamu ingin mengasah kemampuan bahasa Jermanmu, kamu bisa ikut les bahasa Jerman di OTCA.

4. Deutschland Stipendium

Deutschland Stipendium adalah program beasiswa yang merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Jerman dengan perusahaan swasta, yang menawarkan bantuan finansial kepada mahasiswa asing dari berbagai negara.

Beasiswa ini terbuka untuk banyak jurusan dan universitas di seluruh Jerman. Jika mendapatkan beasiswa ini, kamu akan mendapatkan dana pendidikan serta kesempatan magang.

Syarat Mendapatkan:

  • Memiliki prestasi akademis yang sangat baik.
  • Memiliki motivasi bekerja untuk masyarakat dan mengembangkannya.
  • Mempunyai komitmen sosial terhadap komunitas, masyarakat, atau asosiasinya.
  • Mampu bersikap proaktif dalam menghadapi tantangan, baik itu di lingkup keluarga atau masyarakat.

5. LPDP

Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) merupakan beasiswa populer yang diberikan oleh pemerintah Indonesia untuk para pelajar atau mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri, termasuk ke Jerman. 

Beasiswa LPDP ini mencakup dana pendaftaran, kuliah per semester, transportasi, visa, asuransi kesehatan, biaya hidup bulanan, hingga berbagai tunjangan lainnya.

Syarat Mendapatkan:

  • Warga Negara Indonesia.
  • Telah menyelesaikan studi diploma empat atau sarjana untuk beasiswa magister, dan magister untuk beasiswa doktor, atau diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor. 

Bagi pendaftar dari diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor, wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:

  • Memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan.
  • Memenuhi seluruh kriteria sebagai pendaftar program beasiswa Doktor (S3).
  • Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister, dan pendaftar yang telah menyelesaikan studi doktor (S3) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa doktor.
  • Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. 
  • Tidak sedang menempuh studi program magister ataupun doktor di Perguruan Tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri.

6. Beasiswa Heinrich Böll Foundation

Beasiswa Heinrich Böll adalah beasiswa yang diselenggarakan oleh yayasan Heinrich Böll.

Ini adalah yayasan yang mendukung mahasiswa sarjana, pascasarjana, dan doktor internasional Uni Eropa atau Jerman.

Beasiswa ini dikhususkan untuk mereka yang berprestasi dan terlibat secara sosial – politik di Jerman dan luar negeri.

Beasiswa Heinrich Böll Foundation terdiri dari biaya pendidikan, tunjangan individu, hingga asuransi kesehatan.

Syarat Mendapatkan:

  • Memiliki sertifikasi bahasa Jerman minimal level B2 atau DSH 2.
  • Memiliki nilai tinggi atau prestasi akademik yang sangat baik.
  • Bersedia terlibat secara sosial atau berminat dalam bidang politik.
  • Bertanggung jawab dan bisa berperan aktif dalam yayasan.

7. Beasiswa Konrad-Adenauer-Stiftung

Beasiswa ke Jerman yang terakhir adalah Konrad-Adenauer-Stiftung (KAS). KAS terbuka untuk S-2 dan S-3 di berbagai jurusan dan universitas di Jerman.

Jika mendapatkan beasiswa ini, kamu akan mendapatkan bantuan keuangan, bimbingan pribadi, bisa mengikuti program seminar internasional, dan memiliki akses ke jaringan KAS di seluruh dunia.

Syarat Mendapatkan:

  • Memiliki gelar sarjana dan telah menyelesaikan pendidikan S-1.
  • Memiliki kinerja akademik di atas rata – rata.
  • Memiliki sertifikasi bahasa Jerman minimal level B2.
  • Terlibat aktif dalam kerja sukarela.
  • Memiliki pendidikan umum yang luas dan minat dalam isu – isu politik.
  • Memiliki sikap positif terhadap demokrasi dan hak asasi manusia.
  • Terbuka untuk mengembangkan sudut pandang pribadi dan mempraktikkan toleransi, serta memiliki motivasi kuat untuk belajar.

3 Tips Ampuh Mendapatkan Beasiswa ke Jerman

Sekarang kamu sudah tahu jenis-jenis beasiswa ke Jerman beserta syaratnya. 

Tapi, tahu saja belum cukup. Persaingan beasiswa itu ketat, dan setiap tahun ribuan orang dari seluruh dunia ikut mendaftar. 

Nah, supaya peluang kamu semakin besar, berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan.

1. Mulai dari Riset yang Matang

Bayangkan kamu mau masuk ke sebuah pertandingan, tapi nggak tahu aturannya. Itu yang sering terjadi kalau kamu daftar beasiswa tanpa riset. Setiap beasiswa punya “karakter” sendiri.

Misalnya, DAAD fokus pada prestasi akademik dan pengalaman kerja, sedangkan Friedrich Ebert Stiftung mencari mereka yang aktif di kegiatan sosial.

Dengan riset sejak awal, kamu akan tahu beasiswa mana yang cocok dan apa saja yang harus kamu perbaiki sebelum daftar.

2. Jadikan Bahasa Sebagai Senjata Utama

Setelah tahu beasiswa mana yang kamu incar, sekarang waktunya memastikan kemampuan bahasa kamu siap tempur. 

Kalau programnya pakai bahasa Inggris, biasanya diminta TOEFL atau IELTS. Kalau pakai bahasa Jerman, berarti kamu perlu TestDaF atau DSH.

Lalu, mengapa ini menjadi penting? Alasannya karena kemampuan bahasa bukan cuma syarat administratif. 

Begitu kamu sampai di Jerman, bahasa akan jadi jembatan untuk memahami materi kuliah, membangun pertemanan, bahkan mencari pekerjaan. 

Jadi, semakin cepat kamu mulai belajar, semakin mudah juga perjalanan kuliahmu nantinya.

3. Ceritakan Dirimu Melalui Motivation Letter

Motivation letter adalah surat untuk kamu memperkenalkan diri kepada pemberi beasiswa. Di surat ini, kamu dapat menuangkan ceritakan kenapa kamu memilih Jerman, jurusan yang kamu tuju, dan apa rencana kamu setelah lulus.

Tentunya kamu harus membuat motivation letter yang diingat dengan cara memberikan rasa personal. 

Kalau kamu bisa mengaitkan cerita hidupmu dengan alasan memilih jurusan, mereka akan melihat kamu bukan sekadar pelamar, tapi seseorang dengan visi yang jelas. 

Mana Beasiswa ke Jerman yang Paling Mudah Didapatkan?

Jika melihat persyaratan dari semua beasiswa di atas, Erasmus+ merupakan beasiswa yang paling mudah didapatkan. Tapi jika ingin mendapatkan beasiswa ini, kamu akan bersaing dengan banyak kandidat lainnya.

Bagian terpentingnya bukan terletak pada beasiswa mana yang paling mudah didapatkan, melainkan pada sudah sejauh mana persiapanmu. Mulai dari mental, dokumen, hingga bahasa Jerman.

Jika kamu ingin belajar dan menguasai bahasa Jerman, sebaiknya mengikuti program kursus bahasa Jerman bersama Info Jerman.

5/5 - (1 vote)

Butuh Konsultasi Program Kursus Bahasa Asing untuk Jalur Studi/Karier Internasional?


Silakan isi form di bawah ini. Kami akan segera menginformasikan lebih detail tentang program yang tepat untukmu dan cara mendaftarnya.

Scroll to Top