Perkembangan Bahasa Prancis dari Waktu ke Waktu

Sebagai salah satu bahasa resmi di 29 negara dan beberapa organisasi internasional, seperti Uni Eropa, IOC, PBB, dan FIFA, bahasa Prancis telah menunjukan eksistensi kemajuan negaranya kepada khalayak dunia.

Dilihat melalui prosesnya, perkembangan bahasa Prancis kaya akan sejarah menarik yang layak untuk dibahas, khususnya bagi kalian yang sangat tertarik untuk mempelajari secara lebih mendalam seluk beluk bahasa Prancis.

Pasalnya, mulai dari akar Latin hingga evolusi modern-nya, bahasa Prancis terus mengalami perubahan yang signifikan, baik dari aspek dialek, fonologi, maupun kosa katanya.

Melalui hal itu, terdapat beberapa fakta menarik di balik perkembangan bahasa Prancis dari waktu ke waktu.

Sebagian Besar Bahasa Prancis Terbentuk dari Bahasa Latin

Bahasa Prancis dari bahasa latin

Bahasa Prancis termasuk dalam kelompok bahasa Roman atau Romanik. Bahasa Romanik adalah kelompok bahasa yang berasal dari bahasa Latin dan digunakan pada masa Kekaisaran Romawi.

Pada masa ini, bahasa Latin dengan dialek Romanic digunakan sebagai bahasa resmi dan mendominasi di wilayah tersebut yang saat ini menjadi Prancis.

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, Kekaisaran Romawi pun diinvasi oleh bangsa-bangsa Barbar hingga mempengaruhi kedudukan bahasa Latin di daerah tersebut.

Akibatnya, masuklah bahasa-bahasa lain yang memberikan perubahan pada pembentukan bahasa Prancis, seperti bahasa Jemarik, bahasa Arab, dan bahasa Inggris.

Perkembangannya Dimulai pada Abad ke-9 dengan Sebutan Old French

Old French

Pada abad ke-9, setelah suku Franka menaklukan wilayah Gaila–sebelumnya dihuni oleh suku Kelt dan berbicara bahasa Keltik– didirikanlah kerajaan Franka dan mendominasi kekuasaan di wilayah tersebut.

Suku Franka membawa bahasa mereka sendiri–yang merupakan bahasa Jemarik–untuk digunakan sebagai alat komunikasi.

Melalui hal itu, kehadiran bahasa Franka mulai memengaruhi kedudukan bahasa Latin yang biasa digunakan oleh penduduk setempat.

Melalui proses romanisasi, bahasa Franka Lama berhasil memengaruhi bahasa Latin di wilayah tersebut secara signifikan.

Bahasa Latin mulai mengadopsi beberapa elemen bahasa Franka Lama, mulai dari pembentukan kosakata hingga tata bahasa baru.

Selain itu, dialek Romanic yang telah berkembang dari abad sebelumnya pun kian mengalami perkembangan, termasuk dialek Oïl yang menjadi dasar bagi terbentuknya dialek-dialek modern bahasa Prancis saat ini.

Dialek-dialek tersebut memiliki karakteristik sendiri yang memberikan variasi linguistik khas dalam bahasa Prancis.

Melalui hal itu, pada abad ini, perkembangan bahasa Prancis disebut juga bahasa Prancis Kuno atau bahasa Prancis Lama (Old French).

Dalam proses awal perkembangannya hingga abad ke-14, bahasa Prancis masih mengalami masa transisi sehingga masih terdapat perbedaan dialek dan belum ada bentuk bahasa Prancis standar yang diakui secara luas.

Meskipun demikian, pengaruh bahasa Franka Lama terhadap bahasa Latin di wilayah tersebut menjadi landasan penting awal mula perkembangan bahasa Prancis Kuno menuju bahasa Prancis modern.

Baca juga:

Periode Pertengahan (Middle French) sebagai Proses Perkembangan Bahasa Prancis Paling Ikonik

Middle French

Pada abad ke-14, bahasa Prancis mengalami perkembangan yang pesat, terutama dalam aspek fonologi dan tata bahasa.

Berbeda dengan periode pertama (Old French) yang banyak dipengaruhi oleh bahasa latin, dalam periode ini justru pengaruh bahasa Latin mulai berkurang dan mengalami pergeseran, khususnya dalam pengucapan dan pengejaan kata.

Pada periode pertengahan ini juga, Raja François I meresmikan bahasa Prancis sebagai bahasa di bidang administrasi atau bahasa kerajaan–menggantikan bahasa Latin–melalui penandatanganan Ordonansi Villers-Cotterets.

Hal ini menjadi perkembangan paling signifikan dalam memperkuat eksistensi bahasa Prancis untuk periode selanjutnya dan mengurangi pengaruh bahasa Latin dalam pemerintahan.

Selain itu, pertumbuhan mesin cetak di masa yang sama memberikan dampak positif terhadap penyebaran bahasa Prancis.

Buku-buku dalam bahasa Prancis menjadi lebih mudah dicetak dan diakses oleh masyarakat luas dibandingkan buku dalam bahasa Latin. Hal tersebut menjadikan bahasa Prancis semakin terkenal dan mulai digunakan oleh masyarakat luas.

Berdasarkan hal itu, abad ke-14 hingga ke-16 merupakan periode perkembangan bahasa Prancis paling ikonik dalam sejarah.

Perubahan-perubahan yang terjadi selama periode ini berlangsung, berhasil membentuk dasar bagi berkembang pesatnya bahasa Prancis modern yang kita kenal saat ini.

Modern French pada Abad ke-17 Mengantarkan Kesuksesan Eksistensi Bahasa Prancis ke Jenjang Internasional

Modern French

Pada abad ke-17, bahasa Prancis menggantikan bahasa Latin sebagai lingua franca di Eropa dan dunia Katolik.

Hal itu menjadikan para ahli tata bahasa mulai melakukan standarisasi bahasa Prancis dengan diterbitkannya tata bahasa Prancis.

Selain itu, didirikan juga Académie Française pada 1635 dengan misi untuk mengenalkan dan melestarikan bahasa Prancis kepada seluruh masyarakat luas.

Upaya tersebut dilakukan karena pada masa itu hanya sedikit penduduk yang berbicara menggunakan bahasa Prancis yang benar.

Sebagian besar penduduk masih berkomunikasi menggunakan Langue d’oil, yaitu variasi bahasa dari daerah lainnya. Akhirnya, pada abad ke-18, bahasa Prancis menjadi satu-satunya bahasa pendidikan yang diizinkan untuk digunakan di seluruh lembaga sekolah Prancis.

Upaya tersebut, lagi-lagi, dilakukan untuk menjadikan bahasa prancis sebagai bahasa standar negara. Perkembangannya semakin pesat setelah bahasa Prancis menjadi bahasa diplomasi internasional dalam dokumen-dokumen hukum internasional hingga kedudukan hampir setara dengan bahasa Inggris saat ini.

Saat ini, bahasa Prancis (meskipun bukan lingua franca global yang paling banyak digunakan) tetapi masih menjadi bahasa diplomatik paling esensial.

Baca juga:

Belajar Bahasa Prancis Hanya di OTCA

One Third Consulting and Abroad (OTCA) / PT Sepertiga Bahasa Internasional sebagai lembaga kelas kursus bahasa asing online bersertifikat terbaik di Indonesia.

Bahasa asing yang ada yakni, bahasa Jepang, Jerman, Korea, Mandarin, dan Prancis. Apalagi, kamu juga bisa konsultasi studi, karier, hingga program ke luar negeri.

Sebagai lembaga bahasa asing terbesar se-Asia Tenggara, per 2023, sebanyak 17.900+ lulusan telah bergabung bersama OTCA. Diberdayai oleh 200+ tutor berpengalaman dan pernah studi dan berkarier di luar negeri juga, salah satunya Prancis.

Apa yang kamu butuhkan? OTCA punya semuanya!

Scroll to Top
Kupas Tuntas

Persiapan Menjadi Pekerja Profesional di Jerman

di PREMIUM Bootcamp Ausbildung (Jakarta, 27 & 28 Juli 2024).

DISKON SPESIAL untuk Kamu yang JOIN Waiting List!