Agama di Prancis

4 Persebaran Agama di Prancis, Apa Mayoritasnya?

Di Prancis, agama sering dianggap sebagai hal yang tabu dan memicu perdebatan. Tetapi Prancis hari ini bukanlah Prancis kemarin.

Prancis modern adalah rumah bagi lanskap agama yang jauh. Apakah sobat OTCA tahu agama apa yang dominan di Prancis

Selama abad ke-19, Prancis resmi sebagai negara Katolik. Namun, pada tahun 1905, undang-undang penting disahkan yang memisahkan negara dan gereja.

Meskipun Katolik tetap menjadi agama utama, gereja Katolik hanya salah satu dari berbagai struktur keagamaan di Prancis sejak itu.

Di Prancis, konsep “sekuler” (disebut “laïc” dalam bahasa Prancis) mengakui hak individu dalam beragama sesuai pilihan masing-masing.

Saat ini, Prancis memiliki beragam agama termasuk Katolik, Protestan, Islam, Budha, Yudaisme, dan aliran-aliran lainnya. Negara ini adalah negara sekuler yang menerima semua agama dengan toleransi.

Pendidikan Agama di Prancis

Pendidikan agama di Prancis

Di bidang pendidikan negara, agama dan hal-hal keagamaan sering dianggap tabu. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, pengesampingan agama ini dipertanyakan mengingat meningkatnya jumlah Muslim di Prancis modern.

Meskipun tidak ada kelas pendidikan agama di sekolah negeri Prancis, dan tidak ada tindakan ibadah, program nasional sekarang menyatakan persyaratan untuk membuat siswa sadar akan aspek religius seni dan budaya sejarah Prancis.

Diperkirakan bahwa 63-66% dari populasi mengidentifikasi sebagai Katolik, 7-9% mengidentifikasi sebagai Muslim, 0,5-0,75% mengidentifikasi sebagai Yahudi, 0,5-0,75% sebagai Buddha dan 0,5-1% mengidentifikasi dengan beberapa agama lain.

Lebih lanjut 23-28% populasi diyakini tidak berafiliasi dengan agama apa pun.

1. Laїcité (Sekularisme)

Laïcité adalah konsep penting bagi warga negara Prancis yang mengisolasi agama dari ranah publik. Konstitusi Prancis menyebutkan negara ini sebagai “tak terpisahkan, sekuler, demokratis, dan Republik sosial”.

Meskipun ‘laïque’ diterjemahkan sebagai ‘sekuler,’ artinya lebih dalam. Prinsip ini melarang campur tangan agama dalam pemerintahan, termasuk di sekolah umum.

Laïcité mencerminkan pandangan Prancis tentang pemisahan antara urusan agama dan publik. Meski mendukung kebebasan beragama, kadang ini membatasi praktik agama. Pada 2004, pemerintah melarang simbol agama mencolok di sekolah, mengundang perdebatan.

Dengan masyarakat yang semakin beragam, banyak minta pendekatan ini direvisi. Beberapa melihat agama sebagai aspek holistik, dan Prancis mungkin sekuler, tapi masyarakatnya belum sepenuhnya terpisah dari agama dalam hal publik.

2. Katolik di Prancis

Katolik memiliki sejarah panjang dan peran penting di Prancis, menjadi agama negara dan tetap utama dalam masyarakat. Gereja dimulai sebagai paroki dan masih dianggap simbol identitas lokal, terutama di pedesaan.

Katolik berperan dalam upacara kematian, pernikahan, dan pendidikan swasta. Meskipun gereja dianggap mendukung nilai-nilai keluarga dan moral, pengaruh laïcité membuat banyak orang menjalankan keyakinan agama di luar lembaga keagamaan.

Hanya sebagian kecil dari mereka yang mengaku Katolik secara teratur menghadiri dan berpartisipasi dalam ibadah komunal.

3. Islam di Prancis

Islam di Prancis adalah agama terbesar kedua setelah Katolik. Mayoritas Muslim datang selama dekolonisasi pada tahun 1950-an hingga 1960-an, terutama dari Maghreb (wilayah barat laut Afrika) seperti Aljazair, Maroko, dan Tunisia.

Kini, Prancis memiliki salah satu populasi Muslim terbesar di Uni Eropa. Bagi para imigran ini, Islam sering dianggap sebagai bagian dari identitas dan warisan budaya mereka.

Banyak generasi muda Muslim juga mengadopsi Islam sebagai bagian dari identitas budaya mereka.

4. Yahudi di Prancis

Prancis juga memiliki komunitas Yahudi terbesar di Uni Eropa. Dampak yang signifikan terhadap komunitas Yahudi di Prancis berasal dari peristiwa Perang Dunia II. Pulihnya komunitas ini memerlukan waktu beberapa dekade.

Dalam Prancis masa kini, komunitas Yahudi terus menghormati warisan spiritual dan keagamaan mereka dengan meneruskan tradisi dan pengetahuan dari satu generasi ke generasi berikutnya dalam lingkup keluarga.

Pengaruh Agama di Prancis

Pengaruh agama di Prancis

Pengaruh agama telah membentuk masyarakat dan budaya Prancis selama bertahun-tahun. Sejak pendirian negara, agama Kristen telah menjadi yang paling dominan di Prancis.

Monumen terkenal di Prancis, kebanyakan merupakan artefak agama Kristen, mencerminkan kekuatan agama tersebut.

Dengan dominasi dan pengaruh yang dimiliki oleh agama Kristen di Prancis, tak heran bahwa karya seni agama juga menjadi puncak keahlian. Musik dan sastra abad pertengahan banyak lahir di lingkungan gereja, dan banyak karya sastra besar terinspirasi oleh aspek agama.

Kebudayaan Katolik juga memberi inspirasi bagi seni Renaisans. Namun, masyarakat Prancis saat ini memiliki dinamika yang berbeda.

Ini menunjukkan perubahan besar dalam peran agama dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semakin kosmopolitan dan beragamnya Prancis, berbagai agama telah berintegrasi dalam masyarakat.

Secara keseluruhan, agama kini memiliki peran yang lebih kecil dalam budaya Prancis. Secara umum, agama dominan di Prancis tetap Kristen, dengan lebih dari 65 persen populasi memegang keyakinan Kristen.

Meskipun demikian, partisipasi dalam aktivitas keagamaan terus menurun setiap tahun, yang menunjukkan perubahan dalam pemandangan agama di Prancis.

Baca juga:

Belajar Bahasa Prancis Hanya di OTCA!

Hingga per tahun 2023, sudah memiliki 18.800+ lulusan, One Third Consulting and Abroad (OTCA) / PT Sepertiga Bahasa Internasional menjadi lembaga bahasa asing online bersertifikat terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.

Kamu bisa belajar bahasa asing di OTCA, seperti bahasa Prancis, Jepang, Jerman, Korea, dan Mandarin.

benefit istimewa yang kamu raih saat ikut tempat kelas kursus belajar bahasa Prancis online bersertifikat di OTCA:

#1 Belajar bahasa Prancis dari dasar bisa untuk pemula
#2 Akses private dan kemudahan konsultasi dengan Madame di luar jam belajar
#3 Akses FREE rekaman belajar, modul, dan sertifikat
#4 Tak perlu bingung sedang sekolah / kuliah / bekerja, jam belajar fleksibel
#5 Bisa untuk persiapan sertifikasi DILF, DELF, dan DALF
#6 Madame di OTCA berpengalaman studi / berkarier ke Prancis
#7 Bisa untuk persiapan beasiswa, studi lanjut, karier, maupun program lain ke Prancis

Apa yang kamu butuhkan? OTCA punya semuanya!

Scroll to Top
Kupas Tuntas

Persiapan Menjadi Pekerja Profesional di Jerman

Melalui PREMIUM Bootcamp Ausbildung (Jakarta, 20 & 21 Juli 2024).

DISKON 10% untuk Kamu yang JOIN Waiting List!