6 Kelebihan dan Kekurangan G to G Korea Selatan, Apa Suka Dukanya?

Tertarik untuk mengikuti G to G Korea Selatan? Apakah kamu sudah tahu apa kelebihan dan kekurangan G to G Korea Selatan?

Sebagai salah satu program resmi kerja sama pemerintah Indonesia dengan pemerintah Korea Selatan, program ini dirasa sangat bermanfaat.

Karena, program ini bisa menyalurkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang secara langsung bisa menekan angka pengangguran di Indonesia.

Program ini terus berkelanjutan. Bahkan, tren tiap tahunnya ada kenaikan kuota. Namun, bagaimana dengan kelebihan dan kekurangan program G to G Korea Selatan itu sendiri?

Kelebihan G to G Korea Selatan

Kelebihan G to G Korea Selatan

1. Bisa Bertemu dengan Idola

Kelebihan G to G Korea Selatan yang pertama adalah bisa bertemu dengan idola. Tentunya, wanita akan relate sekali dengan alasan ini.

Korean Wave yang marak di Indonesia, akhirnya bisa diwujudkan langsung ke Korea Selatan. Korean Wave (gelombang Korea) menjadi istilah yang menggambarkan tersebarnya budaya pop Korea secara global.

Korean Wave di Indonesia berdasarkan dari salah satu penelitian merujuk pada:

  • K-Drama
  • K-Pop
  • K-Style
  • Kuliner
  • Teknologi
  • dan banyak lagi lainnya

Korean Wave bukan hanya marak di Indonesia saja, melainkan juga mengglobal di negara asing lainnya. Sehingga, fanatisme akan Korea Selatan terasa begitu universal atau menyeluruh.

2. Gaji yang Tinggi

Alasan kedua ini juga sudah pernah dibahas oleh MinCA terkait gaji G to G Korea Selatan. Berdasarkan dari rangkuman MinCA di artikel tersebut, gaji di Korea Selatan terbilang cukup tinggi.

Angka minimal bulanan yang didapatkan pada Rp 20 jutaan dan bisa menyentuh hingga Rp 40 jutaan dalam sebulan. Padahal, industri yang ada hanyalah manufaktur dan perikanan.

Walaupun demikian, tentu juga biaya hidup akan sangat mempengaruhi. Namun, jangan salah, saat kamu berada di Korea Selatan, kamu masih bisa berhemat dan menabung lebih banyak.

3. Program Resmi dari Pemerintah

G to G sendiri merupakan program resmi pemerintah kedua negara, yang merupakan singkatan dari Government to Government. Dalam konsep ini, kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan Korea Selatan.

Jelas dalam hal tersebut, sehingga wewenang penyaluran dilakukan oleh pemerintah secara langsung, bukan dari lembaga swasta. Program ini menjadi program resmi yang diselenggarakan setiap tahunnya.

Bahkan, penyaluran yang dilakukan juga bersifat sistematis dan terstruktur. Sehingga, prosesnya jelas dan transparan, hingga akhirnya bisa di-hire untuk bekerja di perusahaan Korea Selatan.

4. Tren Kenaikan Kuota Tiap Tahunnya

Keunggulan atau kelebihan G to G Korea Selatan yang selanjutnya adalah adanya tren kenaikan kuota tiap tahunnya. Tentu, ini menjadi kabar baik bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Pemerintah Korea Selatan sendiri juga mengakui butuh tenaga kerja asal Indonesia. Hal ini didasarkan pada kenyataan yang ada di lapangan, seperti:

  • Tren kenaikan kuota tiap tahunnya
  • Dipercaya bekerja di 2 bidang pilihan, manufaktur dan perikanan
  • Korea Selatan butuh tenaga “kasar”, karena mayoritas warga Korea Selatan lulusan perguruan tinggi dan enggan untuk mendalami posisi tersebut
  • Indonesia menjadi negara ke-2 dengan peminat ke Korea Selatan yang bisa dikatakan sangat antusias

Ditambah, jarang sekali tenaga kerja asal Indonesia yang bermasalah di Korea Selatan. Yang terpenting, penguasaan bahasa, attitude, dan skill yang bagus selama di Korea Selatan.

Kekurangan G to G Korea Selatan

Kekurangan G to G Korea Selatan

1. Harus Mampu Berbahasa Korea Selatan

Melihat dari kelebihan di atas, tentu ada kekurangan G to G Korea Selatan yang harus menjadi bahan penting. Salah satunya adalah kemampuan berbahasa Korea.

Belajar bahasa Korea penting karena beberapa alasan berikut:

  • Tes yang paling utama adalah EPS-TOPIK, jika gugur tidak bisa lanjut ke skill test
  • Berbahasa Korea setiap harinya saat berinteraksi di negara Korea Selatan

Hal ini bukan suatu hal yang bisa diremehkan. Butuh proses untuk belajar berbahasa Korea Selatan dari awal (bagi pemula) dan bisa lulus sertifikasi EPS-TOPIK. Intinya, kemampuan berbahasa adalah langkah yang utama.

Jika kamu bingung ingin belajar bahasa Korea di mana, tenang, solusinya ada OTCA!

OTCA adalah One Third Consulting and Abroad / PT Sepertiga Bahasa Internasional, yang siap membantumu untuk belajar bahasa Korea online bersertifikat.

Nantinya, kamu juga bisa memperoleh pendampingan private untuk persiapan EPS-TOPIK dan career coaching untuk mengikuti program G to G Korea Selatan.

Jangan takut, lembaga tersebut telah berbadan hukum. Bahkan, hingga tahun 2023, sudah dipercaya oleh 18.000+ dari seluruh dunia, baik itu dari Indonesia maupun yang sudah studi atau berkarier di luar negeri.

2. Modal yang Tidak Sedikit

Alasan kerugian atau kekurangan G to G Korea Selatan yang selanjutnya juga sudah MinCA bahas dalam artikel biaya G to G Korea Selatan.

Bisa dikatakan, gambaran umumnya kamu butuh sekitar belasan juta rupiah untuk bisa dari awal hingga berangkat bekerja di Korea Selatan. Belum lagi nantinya di sana ada biaya tambahan untuk biaya hidup bulan pertama, karena belum mendapatkan penghasilan.

Sudah dirincikan semua secara lengkap oleh OTCA terkait biaya G to G Korea Selatan. Sehingga, kamu harus benar-benar niat dan matang untuk mengikuti proses ini.

Agar tidak gugur, maka dari itu persiapkan mulai dari sekarang. Jangan asal-asalan dan pastikan memilih tempat kursus berkualitas, seperti salah satunya adalah OTCA.

Baca juga:

Persiapkan Semuanya dan yang Terpenting adalah Sertifikasi EPS-TOPIK!

Mengetahui mengenai bidang sektor G to G Korea Selatan di atas, ada begitu banyak hal yang harus disiapkan dari sekarang.

Salah satu yang terpenting adalah sertifikasi EPS-TOPIK. Hal ini penting, karena saat berada di Korea Selatan, kamu akan full berbahasa Korea Selatan.

Sementara itu, One Third Consulting and Abroad (OTCA) / PT Sepertiga Bahasa Internasional sebagai perusahaan bahasa asing terbesar se-Asia Tenggara bisa melatih kemampuanmu berbahasa Korea untuk persiapan EPS-TOPIK. Kamu bahkan bisa private!

Klaim Diskon Belajar Bahasa Korea Hingga Rp 800 Ribu!

Kamu mendapatkan klaim total diskon hingga Rp 800 ribu untuk mengikuti belajar bahasa Korea. Lebih dari 18.000 lulusan (data per 2023) bahagia bergabung dengan OTCA. Amankan seat, terbatas tiap bulannya!

benefit istimewa yang kamu raih saat ikut kursus kelas belajar bahasa Korea online bersertifikat di OTCA:

  1. Sebagai persiapan ujian sertifikasi EPS-TOPIK
  2. 12 kali pertemuan dalam 1 bulan
  3. 🎁 Akses gratis video learning Korea (120+ video belajar)
  4. 🎁 Akses gratis modul PDF
  5. 🎁 Akses gratis rekaman kelas belajar
  6. 🎁 Akses gratis webinar OTCA eksklusif
  7. Bebas konsultasi studi dan karier bersama Tutor berpengalaman (pernah studi dan berkarier di Korea Selatan)
  8. Bisa konsultasi tentang beasiswa, G to G Korea Selatan, ujian EPS-TOPIK, dan banyak lainnya
  9. Jadwal fleksibel secara online

Dipublikasikan pada 9 Agustus 2023 dan telah di-review oleh Kirana Ssaem (Korean Lead Tutor OTCA). OTCA sebagai perusahaan bahasa asing online bersertifikat terbesar di Asia Tenggara dengan 17.800+ lulusan, siap membantumu belajar, studi, dan berkarier ke China, Jepang, Jerman, Korea Selatan, dan Prancis.

Scroll to Top
Kupas Tuntas

Persiapan Menjadi Pekerja Profesional di Jerman

di PREMIUM Bootcamp Ausbildung (Jakarta, 27 & 28 Juli 2024).

DISKON SPESIAL untuk Kamu yang JOIN Waiting List!