Berikut Istilah Kebudayaan Sehari-hari Universitas di Korea Selatan

Setiap kampus di berbagai belahan dunia tentunya memiliki budaya yang khas sekaligus unik, tak terkecuali negara Korea Selatan. Budaya tersebut menjadi ketertarikan tersendiri bagi para mahasiswa sana saat berbaur di lingkungan sehari-hari. Selain itu, masing-masing budaya  memiliki istilahnya tersendiri dan sering menggunakannya saat beraktivitas/berkegiatan di kampus. 

Istilah-istilah yang dimaksud sering merujuk pada solidaritas serta rasa hormat. Dari “Ban-chae” yang mengacu pada makanan hingga “Geon-bae” yang mengacu pada budaya minum.
Berikut merupakan 5 istilah budaya di lingkungan kampus Korea Selatan, yuk simak!

  • “Ban-chae” (반책)

Merupakan acara makan malam bersama teman sekelas.
Acara ini diadakan sebagai bentuk perayaan  akhir semester atau akhir akademik (kelulusan). Restoran atau kafe di luar kampus kerap dijadikan pilihan dalam merayakannya, dengan mereka yang harus bertanggung jawab soal bayaran untuk setiap menu yang dipesan.

Tujuannya adalah meningkatkan keakraban serta membentuk ikatan sosial yang kuat. Selain itu, mereka juga bisa memperluas jaringan pertemanan selama acara tersebut berlangsung. 
Maka dari itu, tak heran jika Ban-chae sering dijadikan sebagai momen mengesankan dalam kehidupan dunia kampus.

  • “Hwae-sik” (회식)

Tak jauh berbeda dengan Ban-chae, keduanya sama-sama mengacu pada makan bersama.
Perbedaannya ada pada, siapa saja yang menjadi tamu dalam acara tersebut. Hwae-sik itu sendiri dihadiri oleh professor mereka. Biasanya ada menu yang bervariasi di sini, seperti hidangan laut, daging panggang, hingga kimchi.
Diadakan sebagai pertanda bahwa proyek, presentasi, atau ujian telah selesai dilaksanakan. 

Di sini para mahasiswa bebas membicarakan topik apapun, baik akademik maupun non-akademik.
Hwae-sik sering dijadikan sebagai ajang kesempatan untuk membangun ikatan dengan professor atau mahasiswa lain namun, tetap saja etika harus dijaga selama acara tersebut berlangsung.

  • “Hakgyo-chukje” (학교 축제) 

Acara pembukaan tahun ajaran kampus di Korea Selatan. Diadakan setiap awal semester dengan diisi oleh para mahasiswa yang menggunakan seragam dan berkumpul dalam ruangan serbaguna atau area terbuka di kampus. Biasanya dimulai dengan pembukaan berupa pidato rektor atau dekan dengan parade mengelilingi kampus dengan bendera di tangan.

Tak hanya sampai di situ, ada juga beberapa acara pertunjukan musik hingga tarian oleh organisasi kampus dan makan bersama sebagai penutup acara dengan tujuan untuk mengenal satu sama lainnya. Acara ini sangat membantu mahasiswa beradaptasi di lingkungan kampus dengan tercapainya kebersamaan yang kuat untuk menjalani kehidupan kampus mendatang.

  • “Cham-jik-gi” (잠지기)

Merujuk pada kegiatan kebersihan kampus. Seperti namanya, kegiatan ini berisi dengan para mahasiswa yang diberikan alat pembersih seperti sapu, kemoceng, alat pel, dan masih banyak lainnya. Kegiatan ini biasa dilakukan pada Sabtu pagi.

Beberapa area kampus yang biasanya dibersihkan adalah kelas hingga koridor kampus dan taman. Tentunya, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan kampus serta solidaritas satu sama lain. Hal ini bukanlah dijadikan beban namun, budaya penting yang dihargai oleh semua kalangan di lingkungan kampus tersebut.

  • “Geon-bae” (건배)

Mungkin sebagian orang sudah tak asing mendengar istilah yang satu ini, khususnya bagi kamu si pecinta K-Drama. Istilah ini mengacu pada budaya minum untuk mengucapkan selamat di dunia kampus. Biasanya sering diadakan dalam kelompok studi atau bahkan setelah ujian selesai.

Semua mahasiswa yang terlibat meminum minuman sambil mengucapkan “Geon-bae” saat bersulang, karena istilah tersebut memiliki arti “Mari bersulang untuk kesuksesan”. Banyak topik yang bisa mereka bicarakan baik akademik maupun hanya sekadar kehidupan sosial dan bersenang-senang

Namun, meskipun budaya tersebut sudah menjadi hal lumrah dilakukan, para mahasiswa harus tetap memperhatikan takaran konsumsi alkohol yang sesuai.

Nah, itulah beberapa istilah yang berkaitan dengan budaya kampus di Korea Selatan. Banyak yang bisa kita pelajari karena lingkungan kampus di Korea Selatan itu sendiri memiliki tradisi lainnya yang menarik untuk digali. 
Terlebih bagi kamu yang memilih untuk melanjutkan studi ke negara ginseng agar bisa lebih memahami budaya kampus lainnya.

Yuk Persiapkan Bahasa Koreamu Bersama OTCA Biaya Mulai Dari 99K/Bulan

Loading...

Konsultasi Program Studi/Karir di Korea Klik Link Dibawah

Loading...
Scroll to Top
Kupas Tuntas

Persiapan Menjadi Pekerja Profesional di Jerman

Melalui PREMIUM Bootcamp Ausbildung (Jakarta, 20 & 21 Juli 2024).

DISKON 10% untuk Kamu yang JOIN Waiting List!