Hal yang tidak boleh dilakukan di Jepang

7 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan di Jepang

Setiap tempat, daerah, atau wilayah pasti memiliki sederet peraturan yang wajib ditaati baik oleh masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar wilayah tersebut.

Karena itulah, sebelum mengunjungi suatu tempat, wajib hukumnya untuk kamu memahami apa saja aturan-aturan yang berlaku di tempat itu.

Sama halnya dengan Jepang, sebelum mengunjungi negeri sakura ini kamu wajib mengetahui aturan-aturan yang berlaku di Jepang baik yang berupa anjuran maupun larangan.

Nah, jika ingin kunjungan atau liburanmu berjalan dengan baik, berikut ini 7 hal yang tidak boleh dilakukan di Jepang.

1. Merekam atau Memotret Orang Asing Tanpa Izin

Memotret orang asing di Jepang

Hal yang tidak boleh dilakukan di Jepang yang pertama sama seperti beberapa negara di dunia, Jepang sudah menerapkan peraturan terkait larangan merekam dan memotret orang asing tanpa seizin orang tersebut.

Hal ini berkaitan erat dengan privasi tiap orang yang dijunjung tinggi di Jepang. Dengan merekam atau memotret seseorang tanpa izin, kamu berarti sudah melanggar privasi orang tersebut.

Oleh karena itu, apabila kamu berkunjung ke Jepang, jangan sampai kamu melanggar aturan yang satu ini, ya!

Nah, apabila terdapat wajah seseorang yang tidak sengaja tertangkap saat kamu memotret diri sendiri atau teman, kamu bisa menyamarkan wajah orang tersebut.

Baca juga: Fakta Unik Jepang yang Mungkin Tidak Kamu Tahu

2. Makan dengan Tangan Kosong

Makan menggunakan sumpit

Larangan kedua yang ada di Jepang adalah makan dengan tangan kosong. Hal tersebut mungkin lazim dilakukan di Indonesia, tetapi tidak di Jepang.

Makan dengan tangan kosong dinilai tidak sopan oleh masyarakat Jepang. Oleh karena itu, saat berada di Jepang usahakan untuk selalu makan dengan sumpit atau sendok, ya!

3. Membuat Suara atau Berisik saat Menonton Bioskop

Bioskop

Berikutnya adalah membuat suara atau berisik saat berada di bioskop. Hal ini mungkin juga diterapkan di berbagai negara, tetapi saat di Jepang kamu juga dilarang untuk menyalakan ponsel saat berada di bioskop.

Baca juga: Rekomendasi Wisata Pantai di Jepang yang Indah

4. Mengambil atau Memetik Bunga Sakura

Bunga Sakura

Seperti yang kita ketahui bersama, bunga sakura adalah ikon dari negara Jepang hingga negara ini dijuluki sebagai negeri sakura.

Namun, ternyata di Jepang ada larangan untuk tidak memetik atau mengambil bunga sakura langsung dari pohonnya.

Hal tersebut dilarang karena akan merusak keindahan bunga yang hanya mekar dalam waktu singkat itu.

Nah, daripada mengambilnya langsung dari pohon, masyarakat Jepang menganjurkan untuk mengambil bunga sakura yang sudah gugur di tanah.

5. Bersalaman

Salam di Jepang

Hal yang tidak boleh dilakukan di Jepang yang selanjutnya harus kamu ketahui adalah larangan untuk bersalaman.

Di Indonesia, bersalaman umum dilakukan untuk menunjukkan kesopanan. Namun, hal ini tidak berlaku di Jepang.

Masyarakat Jepang cenderung menganggap bersalaman sebagai hal yang kurang sopan. Oleh karena itu, masyarakat Jepang lebih memilih untuk membungkuk ketika menyapa seseorang yang ia hormati.

Baca juga: Universitas Terbaik di Jepang Jurusan Teknik Informatika

6. Menyeberang di Luar Zebra Cross

Menyeberang jalan di zebra cross

Selanjutnya, hal yang jangan dilakukan di Jepang adalah menyeberang di luar zebra cross. Masyarakat Jepang tergolong ke dalam masyarakat yang sangat taat pada aturan berlalu lintas yang salah satunya adalah tidak menyeberang di luar area zebra cross.

7. Mengabaikan atau Tidak Disiplin Waktu

Kedisiplinan di Jepang

Hal yang tidak boleh dilakukan di Jepang yang terakhir adalah mengabaikan atau tidak disiplin waktu.

Hal ini mungkin terdengar remeh, tetapi waktu adalah salah satu hal yang penting di Jepang.

Masyarakat Jepang cenderung akan datang lebih awal atau tepat waktu saat membuat janji untuk tidak mempermalukan diri sendiri dengan datang terlambat.

Baca juga: Budaya Jalan Kaki di Jepang, Bikin Minder & Culture Shock!

Belajar Bahasa Jepang Hanya di OTCA

One Third Consulting and Abroad (OTCA) / PT Sepertiga Bahasa Internasional adalah perusahaan kelas kursus bahasa asing online bersertifikat terbaik di Indonesia.

Bahasa asing yang tersedia mencakup bahasa Jepang, Jerman, Korea, Mandarin, dan Prancis. Selain itu, kamu juga bisa konsultasi studi, karier, hingga program ke luar negeri.

Sebagai lembaga bahasa asing terbesar se-Asia Tenggara, per 2023, sudah lebih dari 17.900+ lulusan bergabung bersama OTCA. Terlebih, didukung 200+ Tutor berpengalaman dan pernah studi dan berkarier di luar negeri juga.

Apa yang kamu butuhkan? OTCA punya semua!

Scroll to Top
Kupas Tuntas

Persiapan Menjadi Pekerja Profesional di Jerman

Melalui PREMIUM Bootcamp Ausbildung (Jakarta, 20 & 21 Juli 2024).

DISKON 10% untuk Kamu yang JOIN Waiting List!